Pesugihan: Menumbalkan Princes Di UNIX

Akhirnya Ada Korban Baru
Setelah sekian lama UNIX hidup dengan formasi yang tidak bisa dijelaskan oleh ilmu manajemen mana pun, akhirnya muncul satu nama baru yang bersedia, atau mungkin belum sadar, masuk ke dalam kandang ini. Namanya Princes. Bukan Princess, bukan Prince, bukan admin kerajaan, bukan karakter NPC yang ngasih quest ambil kayu 5 biji. Namanya Princes. Dari namanya saja sudah terasa seperti orang yang harusnya masuk istana, tapi karena satu dan lain hal malah nyasar ke UNIX, tempat orang-orang berdiskusi serius tentang hal tidak penting sampai lupa mandi. Kami tidak tahu siapa yang mengundang. Kami juga tidak tahu kenapa dia tidak kabur. Tapi dalam hukum adat UNIX, kalau seseorang sudah masuk, terlihat, dan tidak langsung left dalam 15 menit pertama, maka dia dianggap sah sebagai bagian dari masalah.
Penerimaan Tanpa HRD
Di komunitas lain, member baru biasanya disambut dengan kalimat sopan seperti selamat datang, semoga betah, silakan perkenalkan diri. Di UNIX, sambutannya kurang lebih adalah diam beberapa detik, ada yang nanya "ini siapa", lalu tiba-tiba orang itu sudah dianggap keluarga. Tidak ada orientasi. Tidak ada dokumen onboarding. Tidak ada slide presentasi. Yang ada cuma obrolan yang loncat dari game ke hidup, dari hidup ke ping, dari ping ke fitnah ringan. Princes masuk ke situasi ini tanpa pelampung.
Kenapa Langsung Dicurigai
Masalahnya, Princes datang di waktu yang terlalu pas. UNIX sedang mulai agak tenang. Beberapa member mulai terlihat punya kehidupan. Chat sempat sepi seperti warung yang ditinggal pemiliknya beli gas. Lalu Princes muncul. Bagi orang normal, itu kebetulan. Bagi UNIX, itu tanda-tanda ritual. Karena setiap UNIX mulai mendekati stabil, semesta selalu mengirim satu orang baru untuk dilempar ke tengah-tengah obrolan agar kekacauan kembali punya bahan bakar.
Pesugihan Versi UNIX
Banyak orang salah paham soal pesugihan. Mereka pikir harus ada ritual gelap, lilin merah, suara gamelan dari kamar kosong, atau orang berjubah berdiri di pojokan sambil napasnya berat. UNIX tidak seribet itu. Pesugihan di UNIX jauh lebih murah. Cukup ada member baru, lalu semua orang berharap suasana server jadi rame lagi. Tidak perlu tumbal ayam hitam. Tidak perlu datang ke gunung. Tidak perlu mandi kembang. Cukup satu Princes, koneksi internet secukupnya, dan admin yang tidak punya cukup rasa malu untuk menjadikan ini artikel resmi.
Yang Ditumbalkan Sebenarnya Apa
Agar tidak disalahpahami oleh warga sekitar, perlu dijelaskan bahwa tidak ada yang benar-benar ditumbalkan. UNIX tidak melakukan kekerasan. UNIX cuma menghabiskan jam tidur orang pelan-pelan sampai orangnya sadar sendiri bahwa hidupnya dulu lebih damai. Yang ditumbalkan dari Princes kemungkinan besar adalah waktu luang, ketenangan batin, fokus, dan kemampuan untuk melihat notifikasi Discord tanpa merasa ada urusan negara.
Kontrak Tidak Tertulis
Saat masuk UNIX, setiap member sebenarnya langsung menyetujui kontrak tidak tertulis. Isinya kira-kira begini: saya bersedia diajak ngobrol tanpa arah, dipanggil mendadak, disalahkan dalam konteks bercanda, dan menyaksikan rencana yang terlihat matang di awal tapi hancur karena satu orang bilang "bentar". Princes belum menandatangani apa pun. Tapi karena dia sudah masuk, UNIX menganggap semua pasal berlaku. Begitulah hukum rimba server.
Tiga Hari Pertama Princes
UNIX punya teori yang tidak pernah diuji, tapi tetap dipercaya karena terdengar meyakinkan. Katanya, member baru hanya butuh tiga hari untuk mulai menyesal. Hari pertama biasanya masih aman. Princes mungkin masih berpikir, "wah kayaknya orang-orangnya seru." Hari kedua mulai muncul pertanyaan kecil, "ini mereka memang begini atau lagi bercanda?" Hari ketiga barulah kesadaran turun dari langit-langit kamar: "kayaknya gue sudah masuk tempat yang salah, tapi kok lucu juga." Nah, di situlah UNIX bekerja.
Harapan Utama UNIX
Harapan UNIX kepada Princes sederhana. Semoga betah, semoga cepat paham, semoga tidak menganggap semua yang terjadi di sini sebagai red flag, walaupun sebagian memang bendera merah ukuran spanduk kecamatan. Dan yang paling penting, semoga menyesal dalam tiga hari kemudian. Bukan menyesal yang sampai uninstall semua aplikasi dan pindah hidup ke desa. Cukup menyesal kecil. Menyesal yang sehat. Menyesal yang bunyinya, "anjir kenapa gue masuk sini," tapi lima menit kemudian masih nongkrong di chat.
Kalau Belum Menyesal
Kalau setelah tiga hari Princes belum menyesal, ada dua kemungkinan. Pertama, mentalnya kuat. Kedua, kerusakannya sudah cocok dengan frekuensi UNIX. Kemungkinan kedua lebih mengkhawatirkan, tapi juga lebih menguntungkan untuk kelangsungan komunitas. Karena member yang tidak gampang kabur adalah aset. Walaupun asetnya tidak menghasilkan apa-apa selain percakapan yang makin lama makin susah dijelaskan.
Gejala Awal Terinfeksi UNIX
Biasanya member baru UNIX tidak langsung berubah. Awalnya masih normal. Masih mengetik dengan sopan. Masih menjawab seperlunya. Masih punya aura manusia yang tidur cukup. Tapi pelan-pelan, tanda-tandanya muncul. Mulai ikut nimbrung di topik yang dia tidak paham. Mulai tertawa pada kalimat yang kalau dijelaskan ke orang luar akan membuat ruangan hening. Mulai paham bahwa kata "gas" di UNIX bukan ajakan biasa, tapi jebakan sosial berdurasi tidak tentu. Kalau Princes mulai begitu, berarti prosesnya berjalan sesuai rencana.
Mulai Kebal Dengan Chat
Tahap pertama adalah kebal. Princes akan mulai terbiasa melihat chat yang isinya tidak memiliki pendahuluan, isi, maupun kesimpulan. Seseorang bisa membuka obrolan tentang game, lalu dalam delapan pesan berubah menjadi bahasan makanan, lalu tiba-tiba ada yang menyalahkan sinyal. Orang luar akan bingung. Member UNIX akan bilang, "normal kok."
Mulai Ikut Menjadi Masalah
Tahap kedua lebih serius. Princes tidak lagi menjadi korban pasif. Dia mulai ikut menambah percakapan. Mulai membalas. Mulai punya opini. Mulai membuat situasi yang tadinya hampir selesai menjadi panjang lagi. Pada titik itu, UNIX tidak lagi menumbalkan Princes. Princes sudah ikut menjaga tungku.
Kenapa Princes Cocok Dijadikan Artikel
Tidak semua member baru bisa langsung dijadikan artikel. Ada yang terlalu normal. Ada yang terlalu diam. Ada yang masuk lalu hilang seperti file download gagal. Tapi Princes punya nama yang terlalu enak untuk tidak dijadikan bahan. Namanya sudah seperti judul side quest. Tinggal ditaruh di kalimat apa pun, langsung terdengar seperti lore. "Princes masuk UNIX." Itu bukan cuma kabar. Itu terdengar seperti awal bencana kecil. Maka artikel ini dibuat. Bukan karena penting, tapi karena UNIX memang punya kebiasaan menganggap hal tidak penting sebagai arsip sejarah.
Nama yang Terlalu Berbahaya
Nama Princes memberi beban naratif yang tidak diminta. Orang dengan nama itu harusnya punya kastil, pengawal, atau minimal kuda. Tapi realitanya malah masuk UNIX, tempat kehormatan bisa jatuh hanya karena salah timing masuk voice chat. Ini bukan penurunan kasta. Ini eksperimen sosial.
Dokumentasi yang Tidak Perlu
UNIX percaya bahwa semua hal tidak penting harus didokumentasikan sebelum dilupakan. Karena kalau tidak ditulis, nanti generasi berikutnya tidak tahu bahwa pernah ada seseorang bernama Princes yang masuk dan langsung dijadikan bahan pesugihan komunitas. Sejarah memang kadang ditulis oleh pemenang. Tapi di UNIX, sejarah ditulis oleh orang yang kebetulan gabut.
Pesan Untuk Princes
Untuk Princes, kalau suatu hari membaca ini, mohon jangan tersinggung. Artikel ini bukan serangan pribadi. Ini justru bentuk penyambutan paling hangat yang bisa UNIX berikan tanpa harus pura-pura jadi komunitas profesional. Kalau namamu sudah masuk blog, berarti kamu sudah dianggap cukup aman untuk dijadikan bercandaan publik. Itu bukan hal kecil. Banyak orang masuk UNIX, tapi tidak semua cukup beruntung untuk dikorbankan dalam bentuk konten. Selamat datang. Semoga betah. Semoga kuat. Semoga dalam tiga hari muncul rasa menyesal yang pas. Tidak terlalu besar sampai keluar, tapi cukup kuat untuk membuatmu sadar bahwa hidupmu baru saja mengambil belokan yang aneh.
Penutup yang Tidak Membantu
Dengan ini, UNIX resmi menerima Princes sebagai member baru, korban baru, bahan obrolan baru, dan kemungkinan besar penyebab munculnya beberapa percakapan tidak perlu di masa depan. Tidak ada perayaan besar. Tidak ada pemotongan pita. Tidak ada sambutan formal. Cuma ada satu komunitas yang melihat member baru lalu berpikir, "ini bisa jadi konten." Dan begitulah Princes diterima. Bukan dengan karpet merah. Tapi dengan tuduhan pesugihan.
Artikel Sebelumnya
Hajatan Popol
Community
Artikel Berikutnya
Budhe Open Trip 900 Summit: Sangat Disayangkan, Semua Orang Malah Lolos
Chaos
Related Articles
Panduan Bertahan di UNIX Tanpa Kena Bully (Spoiler: Ga Bisa)
Panduan lengkap buat member baru yang mau survive di UNIX tanpa kehilangan jati diri. Tidak ada jaminan berhasil.
CommunityKamus Bahasa UNIX: Panduan Ngerti Omongan Member
Glossarium resmi (tidak resmi) untuk memahami bahasa komunikasi UNIX yang membingungkan, menyesatkan, dan kadang tidak masuk akal sama sekali.